Jumat, 01 November 2013

chikungunya


APAKAH YANG DIMAKSUD DEMAM CHIKUNGUNYA?

chikungunya
Chikungunya 101

Demam chikungunya (demam chik) adalah suatu penyakit menular dengan gejala utama demam mendadak, nyeri pada persendian, terutama pada sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang, serta ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit. Gejala lainnya yang dapat dijumpai adalah nyeri otot, sakit kepala, mengigil, kemerahan pada konjungtiva, pembesaran kelenjar getah bening di bagian leher, muntah, kadang-kadang gatal terutama pada ruam.

APA PENYEBABNYA?

Demam chik ditularkan oleh nyamuk Aedes Albopictus dan Aedes Aegypty yang juga merupakan nyamuk penular penyakit demam berdarah Dengue (DBD).

Aedes Aegypty

APA RESERVOIRNYA?

Primata (monyet, kera) dapat sebagai reservoirnya.

MENGAPA PENYAKIT INI MUNCUL?

Chikungunya dijumpai terutama di daerah tropis dan sering menyebabkan endemis dalam interval tertentu (5-10 tahun). Beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya chikungunya antara lain rendahnya status kekebalan kelompok masyarakat, kepadatan populasi nyamuk penular karena banyaknya tempat perindukan nyamuk yang biasanya terjadi pada musim hujan.

SIAPA SAJA YANG DAPAT TERTULAR?

Semua orang dapat tertular, mulai dari anak-anak sampai dewasa, laki-laki dan perempuan, kaya atau miskin.

KAPAN TERJADINYA?

Dapat terjadi kapan saja, namun terutama pada musim penghujan.

DIMANA SAJA BISA TERJADI?

Pada umumnya terjadi didaerah yang padat penduduknya, mobilitas penduduk tinggi, dan banyak tempat-tempat yang memungkinkan berkembang biaknya nyamuk penular, seperti tempat-tempat penampungan air (TPA), misalnya bak mandi, bak WC, drum, tempayan, ember; non TPA (misalnya: ban dan barang-barang bekas lainnya yang dapat menampung air hujan, talang, vas bunga, kolam); serta habitat alamiah (misalnya: potongan bambu, tempurung kelapa dan pelepah daun).

BAGAIMANA PENULARANNYA?

Penularan demam chikungunya terjadi apabila penderita yang sakit (dalam keadaan viremia) digigit oleh nyamuk penular, kemudian nyamuk tersebut mengigit orang lain. Biasanya akan terjadi penularan dari orang ke orang. Penyakit ini biasanya berlangsung selama beberapa hari, kemudian sembuh sendiri dengan masa inkubasi antara 1-12 hari (umumnya 2-4 hari).
penularan Chikungunya
Penularan Chikungunya

BAGAIMANA MENCEGAHNYA?

Perorangan

Jangan biarkan jentik-jentik nyamuk berkembang biak. Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melaksanakan 3M (menguras, mentup dan mengubur) minimal seminggu sekali atau meaburkan larvasida (seperti bubuk abate) atau menebarkan ikan pemakan jentik (tempalo). Sedapat mungkin lindungi diri dari gigitan nyamuk terutama pada siang hari, misalnya dengan mengunakan obat gosok (repellent), pemakaian kelambu dan pemasangan kawat kasa pada ventilasi rumah.
teknik pencegahan chikungunya
Teknik Pencegahan

Kelompok /Masyarakat

Secara bersama-sama melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan dari tempat-tempat perindukan/perkembang biakan nyamuk penular.
pencegahan chikungunya
Kesadaran Komunitas

Marilah kita tumbuhkan kesadaran bersama untuk mencegah penyebaran penyakit Chikungunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar